Astagfirullahaladzin… astagfirullahaladzin… astagfirullahaladzin…
sesak hati ini ketika seorang perempuan yang dekat dengan saya membuat
pengakuan kalau kehormatannya sudah tiada. “jal saya bagaikan bunga yang
telah kehilangan sari madunya, kini saya merasa tak ada arti lagi”.
saya hanya mematung memahami apa yang ia ucapkan, astagfirullahaladzim…
beberapa waktu kemarin saya membaca kabar tentang survei tentang
kelakuan nakal para remaja, disitu tertulis kalau 62,5% remaja pernah
melakukan hubungan badan dan 21% diantaranya pernah aborsi. saya kaget
mengapa angkanya begitu besar, saya merasa kalau orang-orang disekitar
saya takkan mungkin melakukan hal sebodoh itu. dan saat ini saya baru
mengerti tentang kebenaran survei itu.
Sabtu, 08 Februari 2014 | Diposting oleh Unknown di 14.21 | 0 komentar
Hilang Sudah Sinarku
Minggu, 02 Juni 2013 | Diposting oleh Unknown di 09.55 | 0 komentar
Perkembangan Moral pada Remaja
Istilah
moral berasal dari kata Latin “mos” (Moris), yang berarti adat
istiadat, kebiasaan, peraturan/nilai-nilai atau tata cara kehidupan.
Sedangkan moralitas merupakan kemauan untuk menerima dan melakukan
peraturan, nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral. Nilai-nilai moral
itu, seperti:
Seruan untuk berbuat baik kepada orang lain,
memelihara ketertiban dan keamanan, memelihara kebersihan dan memelihara
hak orang lain, dan
Larangan mencuri, berzina, membunuh, meminum-minumanan keras dan berjudi.
| Diposting oleh Unknown di 09.48 | 0 komentar
“ Kiprah Utama Remaja: Menghancurkan Gaya Hidup Liberal, Mewujudkan Kehidupan Islam ”
Selasa, 14 Mei 2013 | Diposting oleh Unknown di 12.44 | 1 komentar
Psikologi Masa Remaja
Rabu, 01 Mei 2013 | Diposting oleh Unknown di 14.43 | 0 komentar
SEKULARISME DALAM PERSPEKTIF AGAMA DAN NEGARA
Sekularisme yang dalam bahasa Arabnya dikenal “al-’Ilmaniyyah”, diambil dari kata ilmu. Konon, secara mafhum, ia bermaksud mengangkat martabat ilmu.Dalam hal ini tentu tidak bertentangan dengan paham Islam yang juga menjadikan ilmu sebagai satu perkara penting manusia. Bahkan, sejak awal, Islam menganjurkan untuk memuliakan ilmu. Tetapi sebenarnya, penerjemahan kata sekular kepada “al-’Ilmaniyyah” hanyalah tipu daya yang berlindung di balik slogan ilmu.
Istilah sekularisme
pertama kali digunakan oleh penulis Inggris George Holoyake pada tahun
1846. Walaupun istilah yang digunakannya adalah baru, konsep kebebasan
berpikir yang darinya sekularisme didasarkan, telah ada sepanjang
sejarah. Ide-ide sekular yang menyangkut pemisahan filsafat dan agama
dapat dirunut baik ke Ibnu Rushdi dan aliran filsafat Averoisme.
Holyoake menggunakan istilah sekularisme untuk menjelaskan pandangannya
yang mendukung tatanan sosial terpisah dari agama, tanpa merendahkan
atau mengkritik sebuah kepercayaan beragama.Kamus Dunia Baru oleh Wipster merinci makna Sekularisme dengan menyebutkan sebagai berikut, Yaitu:
- Semangat Keduniaan atau orientasi “duniawi” dan sejenisnya. Secara khusus adalah undang-undang dari sekumpulan prinsip dan prakterk (practices) yang
| Diposting oleh Unknown di 14.27 | 0 komentar
Teori Dasar Para Filosof Islam di Dunia Timur
| Diposting oleh Unknown di 11.00 | 0 komentar
DIBALIK KEGAGALAN JALAN SUKSES TERBENTANG
Suatu hari keledai milik seorang petani terjatuh ke dalam sumur.
Sementara si petani sang pemiliknya memikirkan apa yang harus
dilakukannya terhadap keledai tadi. Akhirnya dia memutuskan bahwa hewan
itu sudah tua dan sumur itu juga perlu ditimbun karena berbahaya. Jadi
tidak berguna menolong si keledai. Ia kemudian mengajak tetangganya
untuk membantunya. Mereka membawa skop dan mulai menyekop tanah ke dalam
sumur. Si keledai menyadari apa yang terjadi. Dia meronta-ronta namun
ia kemudian jadi diam. Setelah beberapa skop tanah dituangkan ke dalam
sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang melihatnya.
Walaupun punggung si keledai terus ditimpa dengan tanah dan kotoran. Si
keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan
badannya agar tanah yang menimpa punggungnya